banner!!

Free Image Hosting

Monday, February 23, 2009

L

Apa yang gue pikirkan selama ini jatuhnya ke seorang anak perempuan yang inisialnya aja gue sebut. Karena nama panggilannya kalo gue tulis secara inisial tetap saja dengan mudah ketahuan, gue menamakan nya dia L. Dikarenakan banyak orang yang huruf depannya L. So I don't care.

L gue pertama melihat wajahnya sewaktu duduk di kelas 2 SMP. Gue serasa setiap hari bertemu dia seakan dia selalu ada di pikiran gue. Till now, gue duduk di kelas 2 SMA dan makin sering bertemu dengannya. Sewaktu bertemu dengan yang namanya Photography, dia pun ada disitu serasa gue tidak pernah bertemu dengannya, seperti sudah terlupakan dalam waktu yang sangat lama.

Secara sengaja pun gue memotretnya dengan wajah mengingat sesuatu yang sudah lama terlupakan di dunia ini. Gue kasih liat foto itu ke seorang teman.. Dia pun mengatakan tidak ingin mendekati perempuan itu. Tidak lama kemudian, gue mulai ada rasa suka kepadanya.. Secara yang nyaris bersamaan, teman yang menolak tawaran gue membalikkan semuanya. Dia mendekatinya setiap saat ada waktu bersama. Kehilangan lah satu kesempatan untuk mendapatkannya.

Gue berpikir sesama teman merebutkan satu perempuan yang sama? Lebih baik gue mundur daripada hubungan pertemanan kita hancur karenanya. Tiba-tiba setelah isu berputar-putar di waktu yang tidak tentu, perempuan itu dekat dengan seseorang yang tidak lain ia adalah saudara jauh gue. Entah mengapa gue mulai melupakannya lagi..

Tapi sekarang entah mengapa gue mulai mempunyai suatu hubungan pertemanan yang beda dari sebelumnya. Gue menganggap dia itu adalah seorang teman yang mempunyai sesuatu yang lebih dari dirinya. Sesuatu yang tidak dapat disebutkan dengan kata-kata.. Di hari gue mulai pemotretan, foto dia pun terpampang banyak di kamera. Dimulai dari yang tidak di sengaja sampai di sengaja.

Dari senyuman yang setiap hari gue liat pun membuat diriku sendiri untuk berinspirasi menjadi sebuah puisi. Senyuman itulah yang membuatku terasa lebih nyaman..

Dibandingkan dengan orang lain yang berinisial sama. Gue hanya bisa melihat, mataku terus tertuju pada nya saat kulihat dirinya. Tersenyum, ingin aku ucapkan namun ku terdiam tak kulakukan..

That's it for today..
Regards,
Anangga Gunawan

14 comments:

Paramezwari Sugandi said...

Hmm ternyata ceritalo rumit juga ya gan....

Ichi said...

aw aw aw aw aw aw aw aw aw aw

Anangga Gunawan said...

mantep ye ceritanya.. hahaha

tarra nadhira said...

haha aku tahu dia siapaaa (;

Anangga Gunawan said...

emang siapa? tau aja nggak lo tar.. hahaha..ini bukan yg "itu"..

tarra nadhira said...

haha kirain yang inisial "LU" hahahaha :D vulgar

Anonymous said...

:)

Anangga Gunawan said...

jiah nape lo senyum2? hahaha

Anonymous said...

gw baru tau loh ternyata lo udah tau si L dari 2smp hahaha -.-

Anangga Gunawan said...

tau sekilas aja..

Anonymous said...

oh iya , hm kata "lo" di situ diganti jadi "kak angga" hahaha maaf kak lupaaa :p

Anangga Gunawan said...

-_-

Jelita Bachsin said...

hahahaa L siapa kah dia anangga?

Anangga Gunawan said...

itu cuma sebuah sebutan doang. namanya bukan L. itu pun juga bukan urusan anda.