banner!!

Free Image Hosting

Thursday, January 28, 2010

Selamat Jalan Pak Suparmin :'(

Kita telah kehilangan seseorang yang kita cintai selama ini, seorang guru yang berjasa, seorang guru yang sabar menghadapi murid - muridnya yang rusuh - rusuh, seorang guru yang mengajar dengan penuh senyuman yang baik dan tawa yang khas. Pak Parmin, kau adalah guru terfavorit dari masa ke masa di SMP Bakti Mulya 400. saya nggak percaya atas kepergian bapak yang begitu cepat, sepertinya kemarin kita baru saja bertemu di tempat parkir. saya mengucapkan salam kepada bapak sewaktu hendak pulang dan bapak senyum dengan penuh rasa bahagia karena bertemu murid - muridnya yang sudah beranjak ke SMA dan sebentar lagi akan lulus. tapi mengapa bapak telah meninggalkan kita semua? bapak ingat waktu pertama kali bapak ngajar di kelas 7.6 dimana pertama kalinya saya merasakan pelajaran elektro untuk pertama kalinya? saya tertidur karna saya berpikir elektro itu tidak penting untuk saya. tetapi hari demi hari kita lewati, saya akhirnya sangat tertarik dengan pelajaran bapak. ingat sewaktu bapak mengajari kita bagaimana cara menghitung sebuah resistor dengan warna - warnanya? ingat dimana bapak memberikan solder ke kita sedangkan kita malah mainin solder itu untuk bolongin meja di ruangan elektro? ingat dimana kita meminta timah untuk dijadikan bola timah dengan solder?

semua itu saya rasakan seperti semua hari itu baru saja terjadi kemarin. saya ingat waktu dulu bapak menyuruh anak - anak kelas saya untuk ngumpet dibawah meja ruang elektro karna kita takut sidak rambut. bapak dengan ikhlas nya membantu kami dengan canda dan tawa. seminggu yang lalu saya menemukan sebuah grup bernama Peduli Pak Parmin di facebook, sejak itu saya baru sadar kalau saya udah jarang banget ketemu bapak di tempat parkir motor. ternyata sudah 6 bulan ini bapak mengalami musibah, saya dan teman - teman mengajukan untuk memberikan dana sumbangan untuk bapak. pada hari Selasa, kita sudah rencana setelah selesai sekolah kita akan menjenguk bapak tetapi Tuhan mengatakan yang lain. bapak telah meninggalkan kita lebih dulu, sewaktu mendengar berita tersebut saya shock, kaget, dan bertanya - tanya apakah berita tersebut benar?

sepulang sekolah saya pun hendak pergi ke rumah bapak untuk bertemu dengan bapak yang terakhir kalinya. saya disana, beserta ibu dan kakak saya. tidak lupa dengan teman - teman di sekolah. kita datang untuk bapak, kita datang untuk bertemu bapak, karena kita tau bahwa bapak adalah seorang guru yang sangat baik di sekolah. setiap pelajaran penuh canda dan tawa. saya datang pada hari itu.. setelah melihat bapak dibawa ke ambulan, saya hendak masuk mobil dan sebuah lagu yang membuat saya ingat bapak adalah sebuah lagu dari Naif yaitu Jikalau.. saya selama perjalanan mendengarkan lagu itu di mobil bersama kakak dan ibu saya.. saya tidak akan lupa jasa bapak, Pak Parmin, istirahat yang tenang ya. pasti kita akan bertemu lagi di hari yang akan datang. kapan - kapan kita solder lagi ya kaya waktu saya duduk di bangku SMP! bapak adalah guru terbaik yang pernah saya temui di Bakti Mulya 400, ingat itu Pak!


Selamat Jalan Pak Parmin.. :')

Regards,
Anangga Gunawan

3 comments:

Anonymous said...

selamat jalan ya Pak Parmin :)

Andis Mahmud said...

Semoga ilmu yang bermanfaat yang beliau berikan menjadi amal jariyah aja..

Salam Kenal, Gan!

nugraha adi putra said...

semoga amalnya di terima.. amin.. :D